Selasa, 08 Mei 2012

Cara Perawatan Wallpaper

Supaya Wallpaper tetap cantik dan awet tentunya perlu perawatan,

Usaha untuk membuat wallpaper tahan lama, bermula dari proses pemasangan hingga perawatan yang benar. Memasang wallpaper merupakan salah satu alternatif mempercantik tampilan dinding ruangan. Variasi warna dan motif membuatnya menarik dan banyak diminati. Namun, berbeda dengan cat tembok biasa, wallpaper membutuhkan perhatian ekstra. Mulai dari proses pemasangan hingga perawatannya.

Proses Pemasangan
1.                               Hal pertama yang perlu Anda cermati adalah pada proses pemasangannya. Meski terkesan mudah, ada baiknya Anda menyerahkan proses pemasangan pada ahlinya. Anda bisa meminta bantuan kepada penjual wallpaper. Biasanya para penjual wallpaper, sekaligus menyediakan jasa pemasangannya.
2.                             Dalam proses pemasangan, hal yang harus Anda perhatikan terlebih dahulu adalah keadaan dinding. Hindari memasang wallpaper pada dinding yang lembap. Kandungan air dari dinding yang lembap, akan membuat wallpaper cepat rusak.
3.                             Sebelum memasang wallpaper, Anda perlu membersihkan permukaan dinding dari debu dan kotoran. Selain itu, Anda juga perlu membersihkan dinding dari lapisan cat. Untuk dinding baru, Anda harus memastikan terlebih dahulu, apakah dinding sudah dalam keadaan benar-benar kering.
4.                             Pengeleman wallpaper juga harus merata. Jika tidak, wallpaper tidak akan rapi dan menggelembung. Jika ingin mengganti wallpaper lama dengan yang baru, jangan menumpuknya. Anda harus terlebih dahulu melepaskan wallpaper lama, kemudian menggantinya dengan yang baru.
 
Perawatan
Untuk perawatan wallpaper sebenarnya tidak terlalu sulit. Anda hanya perlu memperhatikan hal-hal berikut:
1.      Sesuaikan dengan jenis bahan. Ada dua jenis permukaan wallpaper, dari vinyl dan kertas. Untuk jenis bahan vinyl, perawatannya lebih mudah. Anda cukup mengelapnya dengan lap basah. Untuk noda membandel, Anda bisa menyikatnya dengan sikat berbulu halus. Sedangkan untuk bahan kertas, Anda hanya bisa menggunakan lap kering. Atau Anda juga bisa membersihkan debu di permukaannya dengan vacuum cleaner.
                                                
 Bersihkan wallpaper secara berkala dan teratur. Agar wallpaper terjaga kebersihannya, Anda perlu membersihkannya secara teratur. Paling tidak satu kali dalam satu bulan.  Segera perbaiki wallpaper yang sobek atau rusak. Anda bisa menempel bekas sobekan wallpaper ke tempatnya semula. Atau kalau sobeknya terlanjur parah, Anda perlu menggantinya dengan yang baru. Untuk itu ketika membeli, belilah wallpaper dalam jumlah lebih sebagai cadangan

Bagaimana Menghitung Ukuran Wallpaper

Bagaimana Menghitung ukuran wallpaper tentunya kita harus tahu terlebih dahulu ukuran wallpaper dipasaran serta Luasan ruang yang akan direncanakan. 

Sebagai  contoh ruangan seluas 4m x 4m dengan tinggi dinding (dari lantai ke plafond) setinggi 3,5m. 
Dan wallpaper yang digunakan berukuran 10 m x 0,50 m.

Luas bidang dinding = ((panjang dinding + lebar dinding)x 2) x tinggi ruang
= ((4m + 4m)x 2) x 3,5m
= (8m x 2) x 3,5 m
= 16 m x 3,5 m = 56 m2.

Luas bidang wallpaper 1 roll
= panjang wallpaper x lebar wallpaper
= 10m x 0,50 m
= 5 m2.

Bahan yang dibutuhkan
= Luas bidang dinding / luas bidang 1 roll
= 56 m2 / 5 m2
= 11, 20 dibulatkan menjadi 12 roll


Maka jumlah wallpaper yang dibutuhkan sebanyak 12 roll. Namun untuk menghindari kekurangan bahan 
pada saat pemasangan akibat pemotongan, sebaiknya anda siapkan 10 persen dari wolume yang ada.
= 12 + (12 x 10%) = 12 + 1,2 = 13,2 dibulatkan menjadi 14 roll.

Dengan mempersiapkan 14 roll, maka anda tidak perlu khawair lagi akan kekurangan bahan,atau jika terjadi kesalahan pemasangan.

Bagaimana Cara Memasang Wallpaper

Wallpaper dipasang dengan cara ditempelkan pada dinding dengan menggunakan lem khusus. Sebelumnya, bersihkan dinding dan pastikan agar dinding kering untuk mempermudah pemasangan. Untuk dinding yang sudah bercat, sebaiknya bersihkan dinding dari cat lama dan gunakan plamur. Bila ada bagian dinding yang retak sebaiknya diperbaiki terlebih dahulu agar hasilnya baik. Gunakan lem secukupnya dan oleskan secara rapi. Lem yang berlebihan akan menyebabkan permukaan wallpaper tidak rata.
Memasang wallpaper bukanlah hal yang mudah, maka bila Anda menginginkan hasil yang baik sebaiknya menggunakan jasa pemasang wallpaper yang sudah biasa mengerjakannya. Bila salah, Anda malah akan merusak wallpaper yang sudah dibeli atau hasilnya tidak memuaskan. Selain harus menggunakan lem dengan benar, harus juga diperhatikan sambungan-sambungan antar wallpaper sehingga tampak menyatu. Hal ini memerlukan ketelitian dan keahlian.
 
Agar mudah mempraktekkan bagaimana memasangkannya, lihatlah videonya.
 

Tips Memilih Warna dan Motif Wallpaper pada Ruang


Ruangan dengan plafon rendah
Pilih wallpaper dengan efek meninggikan dengan motif garis vertical, aplikasikan warna plafon dengan warna yang lebih terang daripada dinding sehingga plafon nampak lebih tinggi.



Ruangan sempit dengan plafon tinggi

Pilih wallpaper dengan motif horizontal dan warna terang sehingga menciptakan ruangan dengan kesan panjang dan plafon dengan warna lebih gelap daripada dinding sehingga ruangan akan terasa lebih luas.




Ruang Sempit

Pilih wallpaper dengan warna terang sehingga membuat jarak antara dinding terasa lebih jauh dari sesungguhnya.

Ruang Luas
Pilih wallpaper dengan warna gelap atau hangat, seperti coklat atau biru tua. Kesan yang diciptakan akan membuat ruangan terasa hangat dan nyaman.

Ruang Lebar
Pilih wallpaper untuk dinding kanan-kiri dengan warna gelap dan untuk dinding tengah dengan warna terang sehingga berkesan jarak dinding kanan kiri lebih dekat dan dinding tengah lebih menjauh.

Ruang Memanjang
Pilih wallpaper pada kanan kiri dinding dengan warna terang kombinasikan dengan warna gelap pada dinding tengah dan lantai sehingga ruangan akan berkesan lebih luas.

Nb:
Suasana ruang dapat diciptakan sesuai dengan keinginan melalui pemilihan Warna dan Motif Wallpaper yang pas.